Massimiliano Allegri Menyindir Presiden Napoli Di Seri A

Massimiliano Allegri Menyindir Presiden Napoli Di Seri A

26/12/2018 0 By agen ratu

Massimiliano Allegri Menyindir Presiden Napoli Di Seri A

Massimiliano Allegri Menyindir Presiden Napoli Di Seri A , mengeluh atas kualitas para wasit Serie A.

Massimiliano Allegri menolak untuk menyalahkan wasit Luca Banti atas hasil imbang 2-2 yang didapat Juventus di markas Atalanta dalam lanjutan Serie A Italia, Rabu (26/12) malam WIB.

"<yoastmark

Massimiliano Allegri Menyindir Presiden Napoli Di Seri A

Cristiano Ronaldo, yang tampil sebagai pemain pengganti, menjadi penyelamat wajah Bianconeri dari kekalahan pertama musim ini berkat golnya pada menit ke-78.

Juventus sebenarnya unggul cepat lewat bunuh diri Berat Djimsiti, tapi Duvan Zapata sempat membalikkan kedudukan atas tim tamu yang bermain sepuluh orang akibat kartu merah yang diterima Rodrigo Bentancur.

Meski dianggap merugikan, Allegri enggan mengomentari kinerja Banti sebagai wasit. Dan sang pelatih mengalihkan perhatian kepada presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis yang sempat meragukan penunjukkan Paolo Mazzoleni untuk mempimpin laga kontra Inter Milan.

“Kesabaran saya telah habis, tapi lebih baik berbicara tentang pertandingan, saya tidak dalam situasi yang bagus,” ungkap Allegri .

“Saya tak mau membicarakan tentang wasit, Banti bertugas dengan baik dan hal-hal seperti di laga ini memang terjadi. Di luar sana, kami mendengar komentar dari pemilik klub soal wasit, berbicara dan bermoral.”

“Saya akan meninggalkan topik Banti, yang memang bertugas baik, selain itu tidak elegan untuk membuat kiasan dan deklarasi soal wasit. Saya tak akan berbicara, kami harus mengedukasi fans.”

“Tapi kesabaran saya habis, di Italia kita tidak bisa berkembang dengan contoh yang dicanangkan oleh beberapa orang tertentu,” lanjutnya.

“Saya bisa saja membuat adegan [komentar wasit] tapi itu akan keliru, di Italia apa pun dan segalanya telah terjadi dan kami tidak pernah belajar.”

“Saya merasa kecewa untuk anak-anak termasuk keluarga saya. Kami tidak ingin mengembangkan olahraga ini.”